Tuesday, January 17, 2017

Ketika itu

kita tidak tau yang kita cintai
cinta itu tiba begitu saja
sekejap tubuh ini diam melihatnya
senyumannya jelas kearah diriku
kenapa tiba saatnya mencintai begitu sulit untuk dijelaskan


ketika itu, dimana dia datang disuatu ruangan menghampiriku. Ketika itu ruangan sepi dan belum banyak yang berdatangan. Sebutan “Hay” selalu diucapkan pertama kali, senyumannya yang indah dan malu-malu tak pernah berhenti dari hadapanku.

Ketika itu, aku bingung...
Lambat laun, ternyata terlihat jelas perasaanya kepadaku

Ketika itu, dia dengan penuh keberanian menyapaku dengan sangat lembut, suaranya terselip senyum dan malu-malu. Dia bertanya, “apakah kamu dari tadi disini? Belum ada yang datang selain kamu?

Suaraku yang tegas menjawab “IYA”
Terlihat perbedaan sikap yang bertolak belakang dengannya. Selalu ada cara buatnya dekat denganku, seperti duduk disebelah temanku, mengajak bicara temanku sambil tersenyum dan tatapan matanya mengarah jelas ke wajahku, lirikannya terpancar harapan bahwa rasa ini sama.

Usai jam terakhir, kamipun pulang
Kegiatanku tidak ada saat itu, aku membaringkan tubuhku sambil memegang hp, cek sosmed
Betapa kagetnya aku, bahwa dia update dua tahun yang lalu.. Tepatnya 2014
Bertuliskan senangnya bisa berbicara denganku, jangan kau sia-siakan dia yang sudah memberi kode (tanda). Tepatnya desember
Aku mengingat sekali, bahwa pada saat itu kami sedang berbicara

Ketika itu, timbul jenuh di dalam ruangan. Aku memutuskan untuk keluar ruangan sejenak menghampiri temanku yang berada diluar. Tak lama dia ikut keluar ruangan
Dia duduk dengan temannya, matanya tiada henti melihatku. Sorotannya sangat tajam...

Salah satu diantara temannya berbicara, “oh ini orangnya yang lo suka?
Sepintas ku dengar seperti itu...
Mata mereka melihatku, akupun menundukkan kepala sambil melihat kearah baju

(Tidak terlintas sedikitpun perasaanku kepadanya, cinta atau suka itu belum muncul)

Tik tok tik tok (seakan suara yang mendebarkan akan ku dengar)
Salah satu temanku berbicara, menurutnya dia mempunyai rasa terhadapku
Akupun mulai memahami itu, namun pengalaman yang membuat ku menutup diri dari siapapun dari seorang laki-laki

Aku tak berbakat dalam menulis, menyampaikan dan bahkan aku tidak mudah untuk mencintai seseorang
Dulu... begitu ketidaktahuanku untuk menerima dan itu membuatku menjadi seperti ini

Begitu sulit mencintai dengan perasaan yang dalam

Butuh waktu hampir  3 tahun untuk merasakan hal yang SAMA   (2014-2017)
Begitu lamanya..
Proses yang ku rasa, karena cinta bukan karena materi, fisik , perhatian sesaat, rayuan ataupun yang lainnya


Hatikupun bertanya apakah kita masih satu harapan? Satu keinginan?

No comments:

Post a Comment