Friday, April 29, 2016

Perusahaan Bergerak dalam Pengolahan Limbah Plastik

PT ELASTIS REKA AKTIF
BERGERAK DIBIDANG PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK


             A.                  Daur Ulang Sampah
Dewasa ini, volume sampah semakin banyak pertambahan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi masyarakat, pertumbuhan ekonomi, perubahan pendapatan, urbanisasi, dan industrialisasi menyebabkan tingginya jumlah timbulan sampah dan menghasilkan sampah dengan jenis yang beragam (Narayana, 2009). Salah satu jenis sampah tersebut adalah sampah kemasan yang berbahaya dan/atau sulit diurai oleh proses alam seperti kaleng besi, kaleng aluminium, botol kaca, kemasan plastik, kemasan kertas, dan kemasan kertas aluminium (Hsu et al., 2002).
Tidak adanya usaha pemisahan sampah mulai dari sumber merupakan salah satu hal yang menyebabkan menurunnya ataupun menghilangnya potensi daur ulang sampah. Dengan demikian, volume sampah yang masuk ke TPA tiap harinya menjadi besar. Pemisahan sampah biasanya dilakukan hanya oleh sektor informal seperti pemulung, tukang loak, lapak serta bandar. Mereka mengumpulkan sampah yang dianggap masih memiliki potensi daur ulang. Kegiatan ini hanya dapat mereduksi sampah dalam jumlah yang kurang signifikan karena kurangnya perhatian pihak pengelola kota.

Thursday, March 24, 2016

EKOLOGI


EKOLOGI DAN ILMU LINGKUNGAN

            1.                 Ekologi
Kata ”ekologi”  mula-mula diusulkan oleh biologiwan bangsa Jerman, Ernest Haeckel dalam tahun 1869. Sebelumnya banyak biologiwan terkenal di abad ke-18 dan ke-19 telah memberikan sumbangan pikiran dalam bidang ini, sekalipun belum menggunakan kata ”ekologi”. Kata ”ekologi”  mula-mula diusulkan oleh biologiwan bangsa Jerman, Ernest Haeckel dalam tahun 1869. Sebelumnya banyak biologiwan terkenal di abad ke-18 dan ke-19 telah memberikan sumbangan pikiran dalam bidang ini, sekalipun belum menggunakan kata ”ekologi”. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme-organisme hidup dengan lingkungannya. Berasal dari kata Yunani oikos (habitat) dan logos (ilmu). Habitat (berasal dari kata dalam bahasa Latin yang berarti menempati) adalah tempat suatu spesies tinggal dan berkembang. Menurut Clements dan Shelford (1939), habitat adalah lingkungan fisik yang ada di sekitar suatu spesies, atau populasi spesies, atau kelompok spesies, atau komunitas.
Berbagai kajian tentang interaksi telah berkembang pesat dan menghasilkan spesialisasi cabang-cabang ilmu, seperti interaksi organel-organel sel dan sel-sel dipelajari dalam Biologi Sel; interaksi jaringan-jaringan dipelajari dalam Histologi yaitu interaksi organ-organ, sistem organ dan organisme dipelajari dalam Anatomi dan Fisiologi yaitu interaksi populasi-populasi, komunitas dan ekosistem dipelajari dalam Ekologi. Mengkaji ekologi tidak dapat dipisahkan dengan pembahasan tentang energi dalam ekosistem.

Wednesday, May 20, 2015

Tulisan - Hukum Industri



HAK MEREK

A.        Pengertian dan Dasar Hukum
1.        Merek
2.        Merek Dagang
3.        Merek Jasa
4.        Merek Kolektif
5.        Fungsi Merek
6.        Fungsi Pendaftaran Merek
7.        Pemohon
8.        Lisensi
9.        Dasar Perlindungan Merek
10.    Pengalihan Merek
            

Sunday, May 17, 2015

Tugas 2 - Hukum Industri



HUKUM INDUSTRI

A.              Hak Merek
Berdasarkan Undang-undang Nomor 15/2001 pasal 1 ayat 1, hak merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. Merek merupakan tanda yang digunakan untuk membedakan produk/jasa tertentu dengan produk/jasa yang sejenis sehingga memiliki nilai jual dari pemberian merek tersebut. Dengan adanya pembeda dalam setiap produk/jasa sejenis yang ditawarkan, maka para costumer tentu dapat memilih produk.jasa merek apa yang akan digunakan sesuai dengan kualitas dari masing-masing produk/jasa tersebut. Merek memiliki beberapa istilah, antara lain :